Gak Bisa Kena Sinar Matahari

1,157 • Dipublish 19 Juli 2019

Rifky, bocah berusia 13 tahun yang tinggal di Kampung Malang Kulon, Surabaya, Jawa Timur, menderita penyakit Xeroderma pigmentosum sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK). Xeroderma pigmentosum merupakan penyakit kelainan genetik yang membuat pengidapnya tak bisa terkena sinar matahari sedikit pun.

Jika terkena sinar matahari, sel-sel kulit Rifky menjadi rusak dan muncul bercak hitam asimetris pada bagian kulit yang terbuka seperti wajah, leher, lengan, dan tungkai. Sedangkan pada bagian dada dan perut, bagian yang cenderung terlindung dari sinar matahari, tidak mengalami masalah apapun.

Sehari-hari Rifky dibantu kakak dan neneknya untuk membersihkan luka. Untuk menghindari sinar matahari. Meski begitu, semangatnya menimba ilmu tak pernah padam, RIfky tetap sekolah walau beresiko terkena paparan sinar Matahari.

Atas upayanya ini, pihak sekolah bahkan membiayai semua keperluan Rifky. Rifky menggunakan taksi online untuk berangkat sekolah setiap Senin sampai Sabtu yang dibiayai sekolah.

Rifky beruntung bisa melanjutkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui bantuan Yayasan Urunan Kebaikan sejak September 2018. Yayasan itulah yang mendaftarkan Rifky ke Home-Santren Kebaikan.

0 Komentar

0/200