Server KPU Gak Menangin Jokowi

2,441 • Dipublish 5 April 2019

Video om-om ngomong di depan banyak orang soal kesaksiannya ngelihat server KPU di Singapura udah menangin Jokowi ini viral. Tapi viral belum tentu benar, soalnya yang satu ini hoaks. KPU membantah isi video viral yang menuduh server di Singapura diatur untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin 57%. KPU mengatakan semua server-nya berada di dalam negeri.
"Soal server luar negeri dibobol sebetulnya server KPU seluruhnya ada di dalam negeri, tidak ada yang di luar negeri," ujar komisioner KPU Hasyim Asyari seperti dilansir Detik.com. "Proses penghitungan suara secara manual bertingkat dari TPS, PPK (kecamatan), KPU Kab/Kota, KPU Provinsi, dan KPU (pusat)," tambahnya.
Sementara, sistem IT digunakan KPU hanya untuk semacam data pembanding agar masyarakat mendapat gambaran lebih dulu soal hasil Pemilu, yaitu melalui scan C1. Teknisnya, hasil penghitungan suara di seluruh TPS akan diunggah dan muncul dalam model tabulasi di website KPU. Tapi sekali lagi, ini bukan hasil resmi yang akan jadi acuan KPU menentukan pemenang Pemilu.
"Jadi pada dasarnya hasil suara di TPS sudah diketahui dulu oleh publik (saksi, Panwas TPS, warga pemilih, pemantau, media dan lain-lain) dan semua pihak diberi kesempatan untuk mendokumentasikan hasil penghitungan suara dalam Form C1-Plano," paparnya.
"Dengan demikian tidak benar tuduhan bahwa KPU sudah mensetting perolehan Capres melalui sistem IT."
Tak hanya memberi bantahan, KPU akan melaporkan hoaks ini kepada Bareskrim Polri sama seperti saat hoaks 7 kontainer surat suara sudah tercoblos. Mesti ati-ati nih, yang bikin hoaks. Masak kalau tercyduk mau nyalahin server Polrinya? Sekalian aja nyalahin server PUBG karena kelamaan maintenance.

0 Komentar

0/200