b4eea5af-219a-4677-9fe6-0a04a352f6af

Kenapa Cuaca Berasa Dingin?

341 • Dipublish 3 Juli 2019

Mungkin kamu yang di daerah Yogyakarta ngerasa kalau hawanya dingin banget. Ternyata serangan hawa dingin emang lagi serang wilayah selatan Indonesia kayak Jawa hingga Nusa Tenggara. Mulyono R. Prabowo, Deputi Bidang Meteorologi BMKG mengatakan, suhu dingin ini terjadi sebagai akibat dari aliran massa udara dingin dan kering dari Benua Australia, yang dikenal dengan aliran monsoon dingin Australia.
”Kondisi udara relatif dingin, terutama pada malam hari dapat dirasakan lebih signifikan di dataran tinggi atau pegunungan,” katanya. Terutama, suhu udara di sebagian wilayah Indonesia selatan ekuator, seperti, Jawa hingga Nusa Tenggara.


Secara Klimatologis, monsoon dingin Australia ini aktif pada periode Juni hingga Agustus. Tiga bulan itu, merupakan periode puncak kemarau. Dia bilang, fenomena ini rutin dan normal terjadi di musim kemarau.


Pada Juli tahun lalu, katanya, cuaca dingin hinggap di wilayah sama, seperti Yogyakarta (10-15 derajat Celcius); Nusa Tenggara Timur, Wamena dan Tretes, Jawa Timur (12-15 derajat Celcius); Dieng, sampai minus sembilan derajat Celcius dan terjadi embun es atau embun membeku). Bandung juga 16,4 derajat Celcius.

Kini, Gunung Gede Pangrango juga alami embun es hingga tutup sementara untuk pendakian. BMKG pun mengimbau, masyarakat waspada potensi peningkatan penyakit pernapasan karena virus atau bakteri, kulit dan bibir jadi kering. Juga mimisan dan paparan udara dingin terus berlangsung akan terjadi penurunan suhu tubuh (hipotermia). Hmm, kalau gitu mesti nyetok obat masuk angin, nih!

0 Komentar

0/200