ea473048-758a-4e9d-8ff6-c7ace3d08be4

Berikutnya

AUTOPLAY
Kondisi Covid-19 lebih gawat dari India, Malaysia lockdown total dua pekan
1:29
Play video
Kasus Covid-19 melonjak, Vietnam temukan varian baru kombinasi B.1.617 dan B.1.1
1:17
Play video
Kebakaran KM Karya Indah: jumlah korban tidak sesuai manifes penumpang
1:44
Play video
Lalu lintas padat, Pemprov DKI Jakarta kaji penerapan kembali ganjil genap
1:14
Play video
Kasus Covid-19 meningkat di Tangsel, pasien dirawat di tenda glamping
1:23
Play video

PBB: Serangan udara Israel ke Palestina terindikasi sebagai kejahatan perang

3,248 • Dipublish 31 Mei 2021

Serangan udara Israel terhadap Palestina diindikasikan sebagai kejahatan perang bila serangan tersebut terbukti tidak proporsional. Hal ini disampaikan Komisaris Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet di markas PBB, Jenewa, Kamis (27/5/2021).

Ketegangan di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, membuat kelompok Hamas di Gaza, Palestina, menembaki Israel dengan roket. Dalam sebuah pernyataan, Hamas menembakkan 110 roket ke arah Kota Tel Aviv dan 100 roket ke arah Beersheva pada 10-13 Mei 2021. Sementara Israel Defence Forces (IDF) menyebut Hamas telah meluncurkan lebih dari 1.000 roket.

IDF membalas serangan tersebut dengan serangan udara ke Gaza. Sebuah gedung 12 lantai di Gaza, yang menjadi kantor bagi media Associated Press dan Al Jazeera runtuh usai dihantam rudal. Israel menyasar lebih dari 90 titik.

Serangan IDF menewaskan sedikitnya 254 orang dan 1.900 luka-luka di Gaza, Palestina. Sementara di pihak Israel, 13 orang tewas dan ratusan terluka karena serangan Hamas.

0 Komentar

0/200