Jadi Jomblo Lebih Enak

642 • Dipublish 10 Juni 2019

Tiap Lebaran, biasa ada pertanyaan klasik "kapan kawin?" saat kumpul-kumpul bersama kerabat dan keluarga. Gak usah baper, soalnya jadi jomblo emang lagi tren di berbagai belahan dunia.

Dalam makalah berjudul "Global Increases in Individualism" tim psikolog dari University of Waterloo, Kanada, dan Arizona State University, Amerika Serikat, menyatakan bahwa berdasarkan data 1960-2011, fenomena hidup melajang meningkat di 83 persen dari 78 negara yang mereka teliti.

Mengapa hidup melajang jadi populer? Badan Pusat Statistik (BPS) menemukan jawabannya. Pada survei yang dilakukan tahun 2017, mereka menemukan bahwa indeks kebahagiaan kaum lajang, alias jomlo, mencapai angka 71,53, lebih tinggi dibandingkan mereka yang menikah (71,09).

Beberapa penelitian lain, seperti yang dilakukan Dmitry Tumin dari Ohio State University, AS, juga menunjukkan bahwa hidup melajang bisa lebih bahagia ketimbang menikah.

Stereotipe jomlo sebagai orang yang suka menyendiri, tidak laku, kesepian, dan tak nyaman pada diri sendiri pun belakangan sudah semakin terkikis. Kamu sendiri gimana? yakin mau buru-buru nikah? Apa mau jadi jojoba alias jomlo-jomlo bahagia aja? Hihihi.

0 Komentar

0/200