b191726b-10af-40a0-ab47-7898c339ac4d

Berikutnya

AUTOPLAY

Sri Lanka larang burka dan tutup madrasah pasca serangan Paskah

1,249 • Dipublish 16 Maret 2021

Menteri Keamanan Publik Sri Lanka, Sarath Weerasekera, menyatakan penggunaan burka adalah wujud ekstremisme (13/3/2021). Ia telah tinggal menunggu persetujuan parlemen untuk mengesahkan larangan burka di Sri Lanka demi keamanan nasional.

Saat hari raya Paskah dua tahun silam, terjadi pemboman di gereja Katolik dan hotel di Sri Lanka. Kelompok militan ISIS mengklaim sebagai dalang bom bunuh diri tersebut. Peristiwa pada 21 April 2019 tersebut menewaskan lebih dari 250 orang.

Paca pengeboman pada 2019, larangan memakai burka sempat diberlakukan untuk sementara. Menjelang Paskah tahun ini, pemerintah Sri Lanka berencana memberlakukan kembali larangan tersebut.

0 Komentar

0/200