aec2d38a-7259-4e60-a51b-8f03a47cc3d3

Limbah Air Tahu Jadi Listrik

281 • Dipublish 9 Juli 2019

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berinovasi tiada henti. Kali ini, mahasiswa Departemen Teknik Lingkungan ITS yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) membuat inovasi alat penghasil listrik dengan memanfaatkan bakteri untuk mengolah polutan dalam air limbah.

Alat yang dinamai Abactor-Cells ini digunakan sebagai unit pengolah limbah cair tahu skala rumah tangga. Ketua tim, Valianto Rojulun Afif mengatakan, Indonesia memiliki jumlah industri tahu yang cukup banyak, namun sebagian besar sektor industri tahu skala rumah tangga belum memiliki unit pengolah limbah cair tahu.

"Hal tersebut disebabkan oleh sebagian besar industri tahu skala rumah tangga memiliki keterbatasan finansial dan lahan," ujar Rojulun

Rojulun mengatakan limbah cair yang dihasilkan langsung dibuang ke sungai tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu. "Hal ini dapat menyebabkan penurunan daya lingkungan akibat dari tingginya kandungan polutan organik dalam limbah cair tahu," tutur Rojulun.

Alat Abactor-Cells yang digarap Rojulu bersama kedua temannya, Ahmad Nailul Firdaus dan Wahyu Prayuda ini mengadopsi prinsip kerja dari Anaerobic Baffled Reactor (ABR) dan Microbial Fuel Cells (MFCs) yang dikombinasikan menjadi satu unit pengolah.

0 Komentar

0/200