0db13705-7352-4ddf-b9e5-13a77869bd2b

Berikutnya

AUTOPLAY
PT KAI resmi terapkan GeNose untuk penumpang kereta
1:23
Play video
Roket SpaceX milik Elon Musk meledak lagi saat uji coba di AS
1:23
Play video
Badai salju melanda New York, program vaksinasi Covid-19 tertunda
1:20
Play video
Inflasi turun 1,55 persen, daya beli masyarakat belum pulih
1:22
Play video
Diguyur hujan lebat, jalan tol Cipali Km 122 arah Jakarta ambles
1:17
Play video

Demo oposisi ricuh di Rusia, 5.000 demonstran ditangkap polisi

2,045 • Dipublish 5 Februari 2021

Kericuhan terjadi saat demonstrasi di Moskow, Rusia (1/2/2021). Unjuk rasa tersebut memprotes penangkapan Alexei Navalny, rival politik Presiden Vladimir Putin. Lima ribu demonstran ditangkap polisi karenanya, jalanan di dekat kremlin dan stasiun metro ditutup.

Navalny pernah dipenjara sepekan kemudian selama 30 hari. Pria berusia 44 tahun itu dituduh melakukan pelanggaran pembebasan bersyarat. Baru tiba dari Berlin 17 Januari, setelah 5 bulan dirawat dari racun saraf yang mematikan, Navalny diringkus pemerintah lagi.

0 Komentar

0/200