Pileg rawan Kecurangan?

321 • Dipublish 12 April 2019

Ketua KoDe (Konstitusi dan Demokrasi) Inisiatif, Veri Junaidi, perkirakan kalau pileg 2019 bakal minim pengawasan dari tindakan curang yang berpotensi dilakukan para capres. Kekhawatiran Veri ini bukan tanpa dasar. Menurut Veri, minimnya pengawasan ini karena Pilpres dan Pileg digelar serentak. Selain itu, KPU juga memutuskan bahwa penghitungan surat suara Pilpres lebih dulu dilakukan dibanding Pileg. "Nah di situ modusnya biasanya penggelembungan suara, curi suara antar caleg, atau curi suara antar parpol demi meraih kursi di parlemen," jelas Veri seperti dilasir Tirto.id. Proses rekapitulasi suara juga harus diawasi mulai dari tingkat TPS ke tingkat kecamatan, lalu kabupaten/kota, tingkat provinsi hingga tingkat pusat. Pengawasan harus benar-benar dilakukan agar jumlah suara sama di setiap jenjangnya. Selain masyarakat yang harus aktif melakukan pengawasan, setiap peserta Pemilu tak boleh lengah usai pencoblosan. Hasil final perhitungan suara formulir C1 harus benar-benar diperhatikan jangan sampai terjadi manipulasi suara. "Harus diawasi dari tingkat bawah sampai atas dan data harus sama," pungkasnya. Kamu sendiri emangnya mau kalau caleg yang curang malah yang dapat kursi di pemerintahan? Makanya pilih calon wakil yang baik!

0 Komentar

0/200