Jangan Bikin Konten Provokatif

938 • Dipublish 22 April 2019

Seiring dengan keluarnya hasil hitung cepat atau quick count Pemilu 2019 dari sejumlah lembaga survei, muncul juga konten provokatif di media sosial. Polri mencatat konten provokatif itu meningkat sebesar 40 persen.

Polri pun segera berkomunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengatasi akun-akun penyebar konten-konten provokatif tersebut. Jika akun yang menyebarkan konten provokatif itu sudah terdeteksi, Polri akan melakukan penegakan hukum.

"Kalo buat onar, sesuai pasal di Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946, ancaman hukuman bisa 10 tahun penjara," tegas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo

0 Komentar

0/200