e01ddefa-9010-4fdd-9a93-2c60330d7fa9

Kawal Polisi Usut Kekerasan 22 Mei

311 • Dipublish 10 Juli 2019

Deputi Koordinator Komisi Orang Hilang dan Tindak Kekerasan, Putri Kanesia, mengapresiasi langkah polisi telah mengeluarkan hasil penyelidikan kekerasan di Aksi 22 Mei. Namun, temuan fakta dari polisi belum mencakup seluruh kekerasan yang terjadi di aksi tersebut.

Temuan fakta telah mengungkapkan pelaku penembak salah satu massa demo. Polisi mengatakan pelaku memakai pistol Glock 42 buatan Amerika. Pelaku memiliki tinggi 175 cm dan menembak dari arah samping massa antara polisi dan massa demo.

Lebih lanjut KontraS meminta polisi terus menyelidiki fakta-fakta pelanggaran HAM dan perilaku buruk aparat kepada massa yang terjadi di aksi memakan korban tersebut. Perilaku buruk seperti penganiayaan dan salah tangkap. Sehingga, penyelidikan bisa sampai ke akar masalah.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid sempat melakukan pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono membahas kelanjutan penyelidikan kekerasan 22 Mei. Usman ingin semua pelaku kekerasan diperlakukan setara di pengadilan umum. Meski ia mengakui banyak hambatan polisi dalam proses penyelidikan.

0 Komentar

0/200