Bungkus Permen Di Laut Terdalam

585 • Dipublish 20 Mei 2019

Seorang penjelajah asal Amerika Serikat menemukan kantong plastik di dasar laut selagi memecahkan rekor penyelaman terdalam. Victor Vescovo turun sejauh hampir 11 kilometer ke lokasi terdalam di lautan, yaitu Palung Mariana di Samudera Pasifik.

Dia menghabiskan empat jam menjelajah dasar palung dengan menumpang kapal selam yang dirancang untuk menahan tekanan laut dalam. Di lokasi itu dia tak hanya menemukan sejumlah makhluk laut, tapi juga kantong plastik dan bungkus permen.

Ini adalah kali ketiga manusia mampu mencapai kedalaman ekstrem di laut. Penyelaman pertama ke dasar Palung Mariana berlangsung pada 1960, ketika Letnan Angkatan Laut AS, Don Walsh, dan insinyur asal Swiss, Jacques Piccard, menumpang kapal selam bernama Trieste. Kemudian pada 2012, sutradara film, James Cameron, menggunakan kapal selam hijau untuk menjelajah Palung Mariana.

Penyelaman terkini yang dilakukan Vescovo mencapai kedalaman 10.927 meter di bawah permukaan air. Ini artinya Vescovo memecahkan rekor penyelaman paling dalam dengan selisih 11 meter. Secara keseluruhan, Vescovo dan timnya melakukan lima kali penyelaman ke dasar palung. Perangkat robot juga dikerahkan untuk menjelajah kawasan itu.

Saksi mata penyelaman di Samudera Pasifik adalah Don Walsh, satu dari dua manusia pertama yang menjelajah Palung Mariana. Vescovo dan timnya meyakini mereka telah menemukan empat spesies baru sejenis udang yang bernama amphipod, menyaksikan cacing sendok di kedalaman 7.000 meter, serta snailfish merah jambu pada kedalaman 8.000 meter.

Mereka juga menemukan bebatuan cadas berwarna cerah, yang kemungkinan diciptakan mikroba di dasar laut, sekaligus mengambil sejumlah sampel batu pada dasar laut.

Dampak ulah manusia pada planet ini tampak jelas seiring dengan ditemukannya sampah plastik di dalam Palung Mariana. Hal ini juga pernah disaksikan para peneliti dalam ekspedisi lain menggunakan perangkat robot. Jutaan ton sampah plastik masuk ke laut setiap tahun, tapi sedikit orang yang tahu ke mana sampah itu tertimbun.

0 Komentar

0/200