5c54326b-8100-4219-a154-42ffe6a552cf

Berikutnya

AUTOPLAY
Konsep berkemah untuk ruang isolasi pasien Covid-19
1:25
Play video
Honesti Basyir: Kita berharap, kuartal I 2021vaksin Covid-19 diproduksi massal
0:00
Play video
Dinas Lingkungan Hidup DKI musnahkan limbah masker
1:39
Play video
Tahun ajaran baru, sejumlah sekolah gelar pembelajaran tatap muka
1:25
Play video
KAI cabut aturan bawa SIKM
1:25
Play video

Tren bersepeda di masa Adaptasi Kebiasaan Baru

6,174 • Dipublish 17 Juli 2020

Memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), kegemaran bersepeda melonjak. The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) mencatat, pengguna sepeda di DKI Jakarta naik 10 kali lipat selama masa transisi PSBB. Kata kunci sepeda di mesin pencarian pun trending (April-Juni 2020).

Usai kampanye #dirumahaja selama pandemi Covid-19, warga masih harus berhadapan dengan pembatasan penumpang transportasi umum. Sepeda pun menjadi kebebasan pilihan transportasi, baik untuk digunakan sehari-hari atau olah raga akhir pekan.

Fenomena bersepeda tidak terjadi kota besar Indonesia saja, melainkan juga di dunia. Presiden Sidang Umum PBB Tijjani Muhammad Bande menyatakan pengguna sepeda dunia tumbuh berlipat, menyebar di negara-negara maju, negara berkembang juga wilayah-wilayah terbelakang.

Bersepeda, dilakukan berbagai lapisan masyarakat. Bermacam jenis sepeda bisa dijumpai di jalanan. Banyak di antara pesepeda mempersiapkan keamanan standar seperti helm, masker, serta tidak bergerombol.

0 Komentar

0/200