bf8c52de-c104-44c9-95f4-c4706f7b5400

Budi daya ikan dengan teknik bioflok pada masa pandemi

1,604 • Dipublish 14 Maret 2021

Budi daya ikan dengan sistem bioflok (biofloc) memiliki sejumlah keunggulan. Selain meningkatkan tingkat kelangsungan hidup (survival rate/SR), budi daya ini relatif tak memerlukan pergantian air.

Berkat mikroorganisme yang mampu mengurai limbah kotoran ikan, air bekas budi daya tidak berbau, sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Dalam kolam terpal bioflok, jumlah ikan yang dipelihara bisa lebih banyak dari kolam biasa. Jenis ikan yang bisa dibudidayakan dengan sistem bioflok adalah ikan lele, ikan mas, ikan gurame, dan ikan nila.

Ikan yang herbivora seperti nila dapat tumbuh lebih cepat karena mampu mencerna flok yang tersusun atas berbagai mikroorganisme, yaitu bakteri, algae, zooplankton, fitoplankton, dan bahan organik sebagai bagian sumber pakannya.

Teknik bioflok bisa menjadi alternatif usaha di lingkungan rumah selama masa pandemi.

0 Komentar

0/200