621c5347-7358-40da-92e5-344d96118f21

Slamet Budiarto: Demi rapid test murah, kok rumah sakit yang ditekan?

1,787 • Dipublish 30 Juli 2020

Slamet Budiarto heran kenapa pemerintah malah menekan rumah sakit agar menyediakan rapid test murah. Seharusnya harga alat rapid testnya yang ditekan.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) ini menentang surat edaran Kemenkes tentang batasan maksimal tarif rapid test, yaitu Rp150 ribu.

Pasalnya besaran ketentuan tarif itu tidak menutup seluruh beban biaya pelayanan, sehingga rumah sakit berisiko tombok.

Slamet mengungkap, bahwa pemerintah juga belum membayar klaim Covid-19 kepada sebagian besar rumah sakit. Lalu bagaimana rekomendasi IDI untuk deteksi Covid-19? Simak dalam Bincang kami.

0 Komentar

0/200