38f3b0df-fa05-4955-bc42-4158210e04d6

Surat Pencegah Ortu Ngegas

255 • Dipublish 20 Juni 2019

Pas zaman sekolah dulu, mungkin kamu paling deg-degan pas terima raport atau pengumuman hasil ujian. Soalnya kalau sampai jeblok, ortumu di rumah bakal marah-marah. Tapi SD Islam Al-Bina Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, menyurati para orangtua di lingkungan sekolah itu hari Senin (10/6/2019), sehari menjelang pengumuman kelulusan. Surat itu intinya mengingatkan orangtua bahwa di antara anak-anak yang ujian ada calon seniman, pengusaha, musisi, dan lain-lain, yang bisa jadi kurang dalam mata pelajaran tertentu.

“Sekiranya anak bapak/ibu lulus menjadi yang terbaik, maka hebat lah dia. Tapi jika tidak, mohon jangan rampas rasa percaya diri dan harga diri mereka,” tulis surat tersebut.

Kepala Sekolah SD ini, Darno Yusuf Mulyono, mengatakan setiap siswa memang memiliki bakat dan potensi masing-masing. Hal serupa juga pernah dilakukan kepala sekolah SD Mutiara Persada di Bantul, Yogyakarta 2017 silam. Namun, surat ini bukan pertama kalinya beredar di kalangan masyarakat. Karena, sekolah Gema Nurani sudah lama memuat surat tersebut di lamannya dan mencantumkan keterangan bahwa surat itu ditulis oleh Kepala Sekolah di Singapura.

Dari manapun asal surat Kepala Sekolah tersebut pada mulanya, selembar kertas inilah yang menyadarkan kita semua fungsi utama sekolah, guru, dan orangtua di sisi anaknya. Sekolah mestinya memang membuat anak menemukan jati dirinya. Bukan justru membuat stres siswa dengan berbagai beban mata pelajaran. Hmm, kalau gitu semua sekolah mesti keluarin surat serupa nih, biar siswa bisa keluarkan semua potensinya tanpa merasa terbebani ama yang namanya nilai.

0 Komentar

0/200