359667ec-d5e2-4b76-87c3-05edd86d3953

Demo antikudeta di Myanmar tewaskan sedikitnya 50 pengunjuk rasa

1,544 • Dipublish 12 Maret 2021

Demonstrasi besar-besaran terhadap militer Myanmar terjadi setiap hari di kota besar maupun kecil telah menewaskan sekitar 50 pengunjuk rasa. Pada Minggu (7/3/2021), setidaknya terdapat 18 pengunjuk rasa ditembak dan dibunuh. Berikutnya 38 korban pada Rabu (3/3).

Asosiasi Bantuan Independen untuk Tahanan Politik mengatakan, lebih dari 1.000 pengunjuk rasa juga ditahan.

Militer Myanmar melancarkan kudeta pada 1 Februari 2021 lalu, Presiden Win Myint dan Pemimpin Sipil Aung San Suu Kyii ditangkap. Sejak itu protes terus menerus dilakukan warga.

0 Komentar

0/200