Tradisi Rajeban Gunung Sumbing Square

4,489 • Dipublish 11 April 2019

Ratusan Warga Desa Cepit Watugunung, Kabupaten Temanggung, Jumat, (22/3), melakukan Sadranan Rejeban Plabengan dengan membawa tenongan menuju ke makam sesepuh desa yang berada di Lereng Gunung Sumbing , yang dilaksanakan setiap hari Jumat Wage bulan Rejeb penanggalan Jawa kemudian melakukan doa bersama dan dilanjutkan makan bersama sebagai wujud kesyukuran atas anugerah Tuhan.

Rejeban Plabengan merupakan tradisi tahunan yang diselenggarakan masyarakat dusun Cepit dalam menyambut bulan Rejeb/Rajab dalam penanggalan Jawa Lokasi Tradisi Rejeban Plabengan berada di dusun Cepit atau tepatnya Bukit Plabengan Lereng Gunung Sumbing yang menjadi petilasan Ki Ageng Makukuhan.

Ki Ageng Makukuhan merupakan pepunden desa dan salah satu penyiar agama Islam di daerah Temanggung. Dalam sejarah yang diceritakan beliau konon merupakan penerus Wali Songo pada kisaran abad ke 16-17.

0 Komentar

0/200